RSS

Teori Organisasi Umum | Tugas 2

29 Oct

1. Tuliskan pengertian kepemimpinan dan perkembangan Teori Kemampuan??
2. Jelaskan tipe, gaya, dan perilaku pemimpin??
3. Tuliskan nama-nama tokoh yg berhasil memimpin (menjadi Pemimpin) dan Bidang Usahanya.??

Jawab

1. Pengertian Pemimpin dan Kepemimpinan

Pimpin artinya bimbing, tuntun. Memimpin artinya membimbing, menuntun, dan menunjukkan. Pemimpin atau leader adalah orang yang memimpin atau seseorang yang mempergunakan wewenang dan mengarahhkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian pekerjaannya dalam mencapai tujuan organisasi. Beberapa ahli mengatakan tentang arti pemimpin, diantaranya:

a) Menurut Herbert A Simon,
Pemimpin adalah seorang yang dapat mempersatukan orang- orang dalam mengejar suatu tujuan.

b) Menurut Prof Dr H Arifin Abdurrahman
Pemimpin adalah orang yang dapat menggerakkan orang- orang yang ada di sekelilingnya untuk mengikuti jejak pemimpin itu.

c) Menurut Lao Tzu
Pemimpin yang terbaik adalah orang yang dapat membantu mengembangkan orang lain sehingga akhirnya mereka tidak lagi memerlukan pemimpin itu.

Kepemimpinan mempunyai beberapa pengertian, diantaranya:
a) Cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahannya agar mau bekerjasama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi.
b) Seni untuk mempengaruhi tingkah laku manusia, Kemampuan untuk membimbing orang- orang yang ada di sekelilingnya.
c) Seni untuk mengkoordinasikan dan memberi motivasi kepada individu dan kelompok guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Begitu pentingnya peranan kepemimpinan dalam usaha mencapai tujuan suatu organisasi sehingga dapat dikatakan bahwa kesuksesan atau kegagalan yang dialami sebagian besar organisasi ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang dimiliki oleh orang yang memimpin oraganisasi itu.

Sukses tidaknya suatu organisasi mencapai tujuan yang telah ditentukan, tergantung atas cara- cara memimpin yang dipraktekkan oleh orang- orang atasan itu.

Teori Kepemimpinan

Teori kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan dan interpretasi mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan mengemukakan beberapa segi antara lain : Latar belakang sejarah pemimpin dan kepemimpinan Kepemimpinan muncul sejalan dengan peradaban manusia. Pemimpin dan kepemimpinan selalu diperlukan dalam setiap masa. Sebab-sebab munculnya pemimpin Ada beberapa sebab seseorang menjadi pemimpin, antara lain:
a. Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
b. Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.
Untuk mengenai persyaratan kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kekuasaan, kewibawaan, dan kemampuan.

1. Teori-teori dalam Kepemimpinan

A) Teori Sifat

Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.

B) Teori Perilaku

Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan.

C) Teori Situasional

Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P. Siagian (1994:129) adalah
* Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas;
* Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan;
* Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan;
* Norma yang dianut kelompok;
* Rentang kendali;
* Ancaman dari luar organisasi;
* Tingkat stress;
* Iklim yang terdapat dalam organisasi.

==================================================================================================================

2. Tipe,Gaya, dan Perilaku Kepemimpinan

Tipe Kepemimpinan
Dalam praktiknya, dari ketiga gaya kepemimpinan tersebut berkembang beberapa tipe kepemimpinan
di antaranya adalah sebagian berikut (Siagian,1997).

A.Tipe Otokratis.

Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi; Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi; Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata; Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat; Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya; Dalam tindakan pengge-rakkannya sering memperguna-kan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.

B. Tipe Militeristis

Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Seorang pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat berikut : Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan; Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya; Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan; Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan; Sukar menerima kritikan dari bawahannya; Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.

C. Tipe Paternalistis.

Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa; bersikap terlalu melindungi (overly protective); jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan; jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif; jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya; dan sering bersikap maha tahu.

D. Tipe Karismatik.

Hingga sekarang ini para ahli belum berhasil menemukan sebab-sebab mengapa seseorang pemimpin memiliki karisma. Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu.

E. Tipe Demokratis.

Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia; selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya; senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya; selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan; ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain; selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya; dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.

==================================================================================================================

3. Nama-nama tokoh yang berhasil dalam kepemimpinan dan bidang yang dikuasainya

A.Ferdinand Marcos
Siapa yang tak kenal nama Ferdinand Marcos yang terpilih sebagai Presiden Filipinapada tahun 1964. Selama dua dekade masa pemerintahannya, Marcos Selalumenggaungkan ancaman komunis revolusioner, dan menggunakannya untukmembenarkan aksinya mematikan media dan menangkap beberapa lawan politiknya. Dimasa kepemimpinan Marcos, kronisme dan korupsi meluas. Miliaran uang negaradisedot ke rekening pribadi Marcos di Swiss.Pada tahun 1986, Marcos kembali terpilih menjadi Presiden Filipina. Namun pemiluyang diduga dipenuhi kecurangan, intimidasi dan kekerasan ini menjadi titik klimaks bagidirinya. Marcos akhirnya diturunkan dari jabatannya dalam Revolusi EDSA pada tahunyang sama. Bersama istrinya, Imelda, Marcos melarikan diri dari Filipina. Marcosmeninggal di pengasingannya di Hawaii pada tahun 1989.

 B. Husni Mubarak
Husni Mubarak yang merupakan mantan Komandan Angkatan Udara Mesir ini, memulaikarir politiknya pada 1975 sebagai Wakil Presiden. Mubarak menjabat sebagai PresidenMesir selama 3 dekade sejak tahun 1981. Di bawah kepemimpinan Mubarak, Mesirmenjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat. Bantuan miliaran dolar AS berhasildidapatkannya dalam rangka menjaga dukungan untuk Israel dan membasmi politikIslam. Namun, pada 11 Februari 2011, Mubarak yang berusia 83 tahun ini akhirnyamengundurkan diri dari kursinya sebagai presiden menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran oleh rakyat Mesir selama 18 hari di awal 2011 yang menewaskan 850 orang.

C.Fulgencio BatistaFulgencio
Batista yang menjabat Presiden Kuba selama 2 dekade ini dikenal sebagaipemimpin diktator yang brutal yang memimpin Kuba sejak 1933. Pada tahun 1944, masa jabatannya berakhir dan Batista pun meninggalkan Kuba. Namun, 8 tahun kemudian,Batista melancarkan aksi kudeta dan berhasil memimpin kembali Kuba. Hampir semuasektor pemerintah dikontrol secara otoriter oleh Batista. Mulai dari ekonomi, kongres,pendidikan, hingga media. Selain itu, Batista juga memperkaya dirinya sendiri denganuang negara. Batista berhasil dilengserkan dari jabatannya pada tahun 1959, melaluiRevolusi Kuba yang dipimpin oleh Fidel Castro. Setelah itu, Batista diketahui kabur keluar negeri dan berpindah-pindah tempat tinggal, hingga akhirnya meninggal pada 1973di Guadalamina, Spanyol.

D. Antonio Salazar
Nama Antonio Salazar dinilai menjadi salah satu pemimpin paling otoriter di BenuaEropa. Salazar memimpin Portugal sejak 1932 hingga 1968. Bentuk pemerintahanSalazar disebut nasionalis konservatif, atau sebagian orang menyebutnya fasis. Salazarmemegang teguh visi anakronistik, yakni bahwa Portugal masih memiliki kekuatankekaisaran dan berhak menginvasi koloni-koloninya di selatan Afrika. Rezim Salazar
dijuluki ‘Estado Novo’ atau negara baru, yang membanggakan pertumbuhan danstabilitas ekonomi, namun masih sarat dengan penindasan. Pada tahun 1960-an, munculpemberontakan besar-besaran terhadap rezim Salazar di Mozambik dan Angola. Saatmenderita pendarahan otak pada tahun 1968, Salazar dilengserkan dari kekuasaannyasecara diam-diam. Dan tahun 1974, Revolusi Bunga menandai berakhirnya rezimSalazar.

E. Pol PotHanya
4 tahun Pol Pot dan Khmer Merah memerintah Kamboja. Tapi selama kurunwaktu 1975-1979, tidak kurang dari 1,7 juta rakyat Kamboja dibantai. Pol Pot yang dipanggil ‘saudara nomor satu’ ini membuat Kamboja menjadi ladang pembantaian.
Invasi Vietnam ke Kamboja tahun 1978 membuat Pol Pot terdesak dari Phnom Penh. Diamelanjutkan pemerintahannya dari hutan. Sebelum akhirnya persembunyiannyadibocorkan anak buahnya sendiri. Pol Pot tewas saat menjalani tahanan rumah tangga.

 
Leave a comment

Posted by on October 29, 2012 in Teori Organissasi Umum

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: